Iren Karina
24213465
1EB21
I.
PENDAHULUAN
Konsep
pemasaran tidak hanya berhubungan dengan iklan atau promosi semata. Tetapi,
juga mencakup hal yang lebih luas lagi. Menurut para ahli yang dimaksud dengan
pemasaran ialah :
a.
“suatu sistem total dari kegiatan bisnis
untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan
barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan jasa baik kepada konsumen saat
ini maupun konsumen potensial”. (William J. Stanton).
b. “ suatu hubungan sistematis
antara sebuah bisnis dan pasarnya, dimensi pelaku pasar memasang beberapa
ide-ide yang luas, desain-desain, pesan-pesan, media, potongan-potongan,
bentuk bentuk dan warna-warna, keduanya untuk mengkomunikasikan ide-ide dan
untuk merangsang persepsi khusus tentang produk dan layanan-layanan oleh
individual masyarakat yang telah dikumpulkan atau disatukan dalam sebuah target
pasar.” (Paul Smith, Chris Berry, dan Alan Rufold )
c. “adalah sebagai suatu proses
sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang
mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik
produk dan nilai dengan orang lain.” (Philip Kotler dan Amstrong)
Tentunya
di dalam pemasaran, kita harus memahami faktor-faktor apa saja yang dapat
membuat konsumen tertarik membeli produk kita. Juga harus dipertimbangkan pula
lingkungan apa saja yang dapat mempengaruhi keputusan pembeli/pelanggan untuk
membeli suatu produk.
II.
ISI
Setiap
perusahaan / produsen yang menginginkan produknya dibeli bahkan laris di
pasaran harus dapat memahami dan mengaplikasikan prosedur pemasaran yag tepat.
a)
Pertama, analisislah terlebih dahulu
peluang pasar yang ada dengan mengadakan riset , riset tersebut bisa berupa
kuisioner dsb.
b)
Kemudian, tentukan target pasarnya
apakah kepada anak-anak, remaja, dewasa (dari segi usia) atau kalangan menegah,
kalangan atas (dari segi ekonomi).
cc) Kemudian analisis dengan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat)
Dari SWOT, analisislah apa saja yang menjadi kekuatan utama/terbesar yang di miliki produk kita, Teliti kelemahan-kelemahan apa saja yang ada, lihat pula peluang-peliang usaha yang mungkin dapat kita masuki (disinilah pentingnya jeli terhadap peluang di butuhkan), kemudian pelajari pula ancaman-ancaman apa saja yang dapat timbul. Ancaman bisa saja dari pesaing (terutama bila pesaing sudah memiliki nama besar dan pelanggap tetap yang loyal) dan dari segi sosial-budaya.
cc) Kemudian analisis dengan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat)
Dari SWOT, analisislah apa saja yang menjadi kekuatan utama/terbesar yang di miliki produk kita, Teliti kelemahan-kelemahan apa saja yang ada, lihat pula peluang-peliang usaha yang mungkin dapat kita masuki (disinilah pentingnya jeli terhadap peluang di butuhkan), kemudian pelajari pula ancaman-ancaman apa saja yang dapat timbul. Ancaman bisa saja dari pesaing (terutama bila pesaing sudah memiliki nama besar dan pelanggap tetap yang loyal) dan dari segi sosial-budaya.
Selain
itu, analisis faktor lingkungan juga tidak kalah pentingnya. Lingkungan juga
dapat mempengaruhi terhadap peluang usaha yang hendak kita capai. Misalnya,
dari segi lingkungan ekonomi. Pada dasarnya, pengeluaran serta pembuatan
keputusan konsumen untuk pembelian suatu barang tergantung pada kondisi ekonomi
yang ada. Pada saat kondisi ekonomi sedang baik ( tingkat inflasi rendah,
pertumbuhan ekonomi sedang pesat ) konsumen akan cenderung membeli produk lebih
banyak atau bahkan lebih beragam dari biasanya. Atau bila dilihat dari segi
lingkungan pesaing. Di sini, kita harus dapat meyakinkan konsumen bahwa produk
kita jauh lebih unggul dari produk rival/pesaing kita. Caranya bagaimana ? tentu saja dengan meningkatkan kualitas
produk, mempelajari persaingan yang ada, lalu mengadakan promosi yang gencar,
baik berupa promosi yang sifatnya untuk meningkatkan penjualan ataupun promosi
yang bermaksud untuk meningkatkan citra produk kita di mata konsumen.
Untuk memasarkan suatu produk tidak melulu
melalui iklan semata, bisa juga dengan mengadakan kerja sama dengan pihak
lainnya seperti Carrefour dengan SpeedUp Technology. Pada saat peluncuran
produk terbaru SpeedUp technology, yaitu Speedup
Pad 7.85 mereka tidak hanya berpromosi semata, tetapi juga dengan memberikan
informasi dan pengetahuan kepada konsumennya tentang kegunaan smartphone yang
tidak hanya untuk mengirim pesan dan telponan semata. Dengan menargetkan pasar
pada wanita terutama ibu-ibu muda Speed Up juga ingin meyakinkan konsumen
mereka bahwa produk mereka ini tidak kalah dengan produsen lainnya yang juga
sudah mumpuni di bidangnya, seperti Apple, Samsung dsb. (Artikel tersebut dapat anda baca
di kompas.com http://female.kompas.com/read/2013/11/29/1400223/Punya.Gadget.Canggih.Kok.Cuma.untuk.Berkirim.Pesan. )
III.
PENUTUP
Pemasaran
merupakan suatu proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga,
promosi, distribusi gagasan barang,dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang
memuaskan sasaran perseorangan dan organisasi. Sebelum kita memasarkan suatu
produk di pasaran, kita harus memeperhartikan terlebih dahulu faktor-faktor apa
saja yang dapat mempengaruhi pembeli dalam membeli produk salah satunya adalah
faktor lingkungan.
IV.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar